Minggu, Mei 31, 2026
spot_img
BerandaPropertiTren Baru, Generasi Muda Beralih ke Sewa Rumah

Tren Baru, Generasi Muda Beralih ke Sewa Rumah

Co-Living, Alternatif Masa Depan

Melihat tren ini, para developer mulai mengembangkan apartemen dan kawasan co-living berbasis sewa. Hunian ini dilengkapi fasilitas modern seperti Wi-Fi cepat, ruang kerja bersama, dan akses transportasi yang mudah serta menjadikannya pilihan menarik bagi generasi muda.

Di Jakarta dan Bali, konsep co-living berkembang pesat. Beberapa startup properti bahkan menawarkan sistem langganan bulanan, mirip dengan model bisnis Netflix atau Spotify.

“Kami melihat tren ini sebagai solusi bagi kaum muda yang ingin tinggal di lokasi strategis tanpa harus berkomitmen membeli rumah. Selain itu, biaya sewa sudah mencakup berbagai fasilitas yang mendukung gaya hidup urban,” ujar Rudi Santoso, CEO startup properti berbasis teknologi.

Tren serupa juga telah sukses diterapkan di kota-kota besar dunia seperti Tokyo dan New York, di mana sistem penyewaan fleksibel memungkinkan penghuni berpindah dari satu unit ke unit lain sesuai kebutuhan, tanpa terikat kontrak panjang.

Dengan kondisi pasar saat ini, kepemilikan rumah masih menjadi impian banyak orang, tetapi realisasinya semakin sulit. Jika tidak ada kebijakan yang menjembatani kesenjangan antara harga properti dan daya beli, maka tren penyewaan bisa menjadi solusi jangka panjang bagi generasi muda.

Pemerintah dan industri properti diharapkan dapat berinovasi dengan menghadirkan skema kepemilikan yang lebih fleksibel, seperti sewa-beli atau kredit dengan bunga lebih rendah.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Most Popular

Recent Comments